jump to navigation

Bidadari Mac 8, 2011

Posted by kamarul in EKSPRESI.
trackback

sekadar hiasan Aku sedang menanti kamu wahai sang bidadari.Kerap kali aku lemparkan pandangan ku ke muka waktu.Hanya untuk menanti diri mu.Ada masanya aku buntu untuk memikirkan kamu.Walau ke mana aku melangkah hanya diri mu yang sentiasa di minda.Aku tak kan mampu untuk mengungkapkan rasa cinta pada mu.Cinta itu harus lahir dari hati yang kudus.Biar aku senyapkan rasa cinta yang menjalar di hati.Biar aku lenyapkan resah ini. Biar aku bisukan bisikan cinta yang mendesah-desah.Biarkan segala-galanya pergi dan hilang.

Biar aku diam.agar kau bahagia.Aku senang melihat kau berbahagia wahai bidadari ku.Semoga jodoh akan memihak pada ku.Biar aku sarungkan keronsang cinta disulami mutiara tulus sebagai perhiasan buat mu.Izinkan aku wahai bidadari…

“Aku akan diam,hingga waktu berbicara.”

Komen-komen»

1. Yusuf - Mac 28, 2011

“Wahai orang yang memanggil dan mencari bidadari
agar dapat bercumbu denganya di taman syurgawi
andaikan kau tahu siapa kau seru
tentu kau tidak akan diam saja membisu
andaikan kau tahu di mana dia berada
kau kan berusaha dengan sekuat tenaga
segeralah dan tapaki lah menuju ke sana
kerana jalan yang kau tempuh tak lamakan tiba
bercinta dan berbicaraloah di dalan kalbu
persiapkan maskawin selagi kau mampu
jadikan puasamu bekal untuk bertemu
malam pertama adalah malam fitri seusai Romadhan
harapan keindahan dan kecantikannya yang memikat
hampiri sang kekasih dan jangan kau terlambat
Wahaiorang yang bertawaf di ka’bah yang mulia
yang dikelilingi bebatuan dan sendi-sendinya
yang lari kecil sekitar Shafa
setiap saat meniti jalan sa’ie yang dilaluinya
dari jauh mereka melihat kemah dan tenda
tampak jelas kerana sinar dan cahayanya
hampirilah kemah-kemah itu dan tinggallah di sana
di dalamnya ada rembulan tanpa ada kekuranganya
bidadari-bidadari yang cantik jelita
mencari pemuda-pemuda yang menjadi kekasihnya
pandangan matanya indah menawan
pangdangan yang menjanjikan ketentraman
mengapa harus dia memandang bidadari
Maha suci yang menciptakan kecantikan sejati
dia minum dari gelas kecantikannya
seperti orang minum kerana dahaga
akhlak dan kecantikannya tidak ada tandingannya
seperti bulan setelah tanggal delapan
matahari berjalan di wajahnya yang menawan
malam pun tertunduk di bawah dedahan
di tempat itu dia berdecak kagum
bagaimana malam dan matahari bisa terangkum
Maha suci Allah dengan segala ciptaannya
Maha suci yang menundukkan ciptaan manusia
malam tiada mendahului matahari
hingga datang pagi yang dini
matahari datang bukan mengusir malam
tetapi untuk bergandengan sebagai kawan
keduanya adalah cermin bagi yang memandang
siapa yg ingin melihat wajah akan terlihat terang
dia bisa melihat keelokan wajah di wajahnya
melihat keelokkannya tampak jelas di depan mata
pipinya kemerah-merahan buah dadanya padat menarik
matanya lebar dan hitam serta berbulu lentik
kilat menyambar tatkala dia tersenyum ceria
menyinari atap istana dan dinding-dindingnya.”

2. sufi afiera - April 6, 2011

Bidadari?????semestinya seorang yang cantik!!!..hmmm


Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

%d bloggers like this: